Radio Ganesha dan Radio Walagri

Apakah anda pernah mendengarkan suara Bang Sonjaya Akbar, Bang Wildan Nasution, Bang Witarsa Watarman, dan Mas Parto (Ganang Parto), serta Mas Bandi? Sekarang ini, tiga nama pertama menjadi penyiar Radio Mora Jabar. Sementara itu Mas Parto di Radio Lita dan Mas Bandi di Radio Zora. Namun, bagi para “pendengar baru”, tahukah anda bahwa kelima penyiar itu pernah menjadi bagian dari Radio Ganesha? Mereka adalah anak asuh Bang Demas Korompis (almarhum).

Saya ingat dengan mereka. Saat itu, Bang Sonjaya Akbar menjadi penyiar acara Ganesha Ria (jam 06.00-08.00 WIB), Bang Wildan Nasution (Ganesha dan Problema: 08.00-10.00 WIB), dan Bang Witarsa (Ganesha Musik: 10.00-12.00 WIB). Kalau Mas Parto dan Mas Bandi sebenarnya “lebih muda” generasinya dari ketiga penyiar itu. Saat itu, Mas Parto ditugaskan ke Tegal, Jawa Tengah. Sementara acara terakhir yang masih saya ingat sebelum akhirnya “ditinggalkan” yaitu acara seputar tanya jawab yang diasuh trio Ganada (Ganesha Nada): Bang Witarsa, Mas Bandi, dan Teh Ema.

Pada tahun 1991, Radio Ganesha menyelenggarakan Diklat Penyiar Radio dengan beberapa angkatan. Para siswanya di-jobtraining-kan di berbagai radio. Saya ingat, bagaimana beberapa radio di Bandung dipenuhi oleh para penyiar baru meskipun mereka masih belajar. Itulah fenomena. Kalau bercerita tentang Bang Demas Korompis, sang tokoh ini sebenarnya pelopor untuk music minus one (karaoke) dan susu kuda liar.

Lalu, kemana para penyiar legendaris itu? “Menghilang”. Ternyata, Bang Wildan Nasution menjadi artis (pencipta dan penyanyi lagu). Bang Sonjaya Akbar? Menjadi programer radio (kalau tidak salah di Radio Lita, Radio Sonata ’47), dan Radio Bravo. Bang Witarsa? Tidak tahu jejaknya karena ia menjadi orang di belakang layar.

Radio Ganesha memulai siaran di AM 1170 KHz dan beralamat di Jalan Dr. Slamet No. 27 Kota Bandung. Setelah itu, Radio Ganesha berpindah ke Jalan Siliwangi No. 41 Kota Bandung. Pascareformasi, Radio Ganesha bersiaran di AM 1170 KHz dan FM 93.2 MHz. Radio Ganesha pun berpindah lagi ke Jalan Kartika III-101G KPAD Gegerkalong Kota Bandung.

Seiring perjalanan waktu, Radio Ganesha mengubah namanya menjadi Radio GNS Pro dengan frekuensi FM 93.2 MHz dan beralamat di Jalan Dr. Djundjunan Dalam I No. 27 Kota Bandung. Lalu, Radio GNS Pro mengubah frekuensinya dari FM 93.2 MHz ke FM 93.3 MHz.

Nah, gelombang frekuensi FM 93.3 MHz ini ditempati oleh Radio Walagri yang beralamat di Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) No. 101 Kota Bandung dan sekaligus Radio GNS Pro pun “menghilang”.

24 Comments »

  1. Saya tahu Radio Ganesha Bandung karena acara Top Hits Pop Indonesia yang mengudara setiap minggu di seluruh nusantara. Acara barometer musik paling obyektif yang pernah ada di negeri ini karena tidak memandang dan mengelompokkan genre musik pop Indonesia. Penyiarnya cowok cewek, siapa ya namanya, lupa.

  2. 3
    Ifan lesperinggo Says:

    Ternyata bang Demas menghilang Dari peredaran Ganesha atau GNS Nya pun ikut menghilang….. Menyedihkan sekali yaaaa…. Lantas penyiar2nya sekarang kemana semua tuh…. Ada slh satu penyiar yg aku cintai, Febby Diah Padmawaty…. Di mana dia skrg ya ?

  3. 4
    Ifan lesperinggo Says:

    Bang, bung Wildan di mana ayeuna ???? Masih kecil kyk dulu apa udah ngagedean badannya bang ??? Hehehehe…. Bang Wildan…tahu Febby di mn skrg bang ??? Tolong Bantu aku bang kasih tahu alamatnya kl tahu, nomor yg bisa dihub. ini bang 08114304020 mksih ya bang….

  4. 5
    Ifan lesperinggo Says:

    Ceu Tintun kumaha damang….?????

  5. 6
    andi Says:

    mau tanya kalau penyiar radio ganesha yang paling berotot suka angkat besi mungkin dulunya ya..beliau penyiar th 1980 an juga..tapi sy agak lupa namanya..mungkin bs di beri tahu..siapa nama beliau..krn sy dulu pernah kenal dg beliau tp setelah itu tdk pernah dengar lagi beritanya….makasih

    • 7
      radiobandung Says:

      Tidak tahu. Tahun 80-an saya hanya tahu penyiar laki-laki: Bang Demas Korompis, Bang Wildan Nasution, Bang Witarsa Watarman, Bang Sonjaya Akbar, Bang Ebel, dan Bang Rian. Tahun 90-an: Mas Ganang Parto, Mas Bandi, dan Teh Ema. Sejak 90-an (era diklat penyiar radio di Radio Ganesha), saya jarang dengar Radio Ganesha. Soalnya bosan dengan program acara yang sering berubah-ubah dalam waktu yang singkat.

      • 8
        patricia Says:

        Kalo tdk salah, bang Wildan dan bang Witarsa siaran di Mora FM. RIP bang Demas. Btw, harusnya THPI dihidupkan lagi ya, kita sampai sekarang tidak punya chart resmi lagu2 Indonesia atau barat, lho

      • 9
        radiobandung Says:

        Ya, kabar mutakhir Bang Wildan dan Bang Witarsa memang bersiaran di Radio Mora.

  6. 10
    fadli Says:

    mohon bantuannya barangkali ada yang tahu alamat atau no tlp Ustad Kemal yang dulu pernah ngisi acara di radio Ganesha. penting sekali berhubungan dengan masalah pengobatan. trim

    • 11
      radiobandung Says:

      Saya hanya pernah dengar namanya, tetapi untuk alamat (kontak)-nya mungkin ada “pendengar” lain yang bisa membantu. Atau ikuti saja acara-acara para mantan penyiar Radio Ganesha yang sekarang masih bersiaran di radio-radio lain. Coba tanyakan ke sana.

  7. 12
    eka rhamdani Says:

    kalau gak salah mas ganang suka bawain acara the beatles ya…

    • 13
      radiobandung Says:

      Saya tidak sempat mengetahui kiprah Mas Ganang karena ia termasuk kelompok penyiar baru. Saya masih ingat ketika ia ditugaskan ke Jawa Tengah (Pantura).

      • 14
        alfie Says:

        Gue ikut dcp angkatan 10…radio ganesha..gue masih ingat siaran bareng ama bang witarsa..mas bandi..trus jadi reporter reaksi cepat …pengalaman gue ketemu crisye..and rewelnya mas ganang..parto….di star fm tegal ..

      • 15
        radiobandung Says:

        Dulu para penyiar DCP menyebar di radio-radio (pokoknya kaya jobtraining), benar nggak sih? Fenomena. Itu sih kesan saya saja. Bagaimana kesan anda ha ha ha???

  8. 16
    Edy Permana Says:

    Saya terkenang Bang Demas Korompis ketika saya kerja di Bandung, mendengarkan acaranya, yaitu Bragi, Baraya Ganesha Info, yang dioperatori oleh Mas Ganang. Pengagum Bung Karno ini kalau siaran ceplas-ceplos dan teriak-teriak. Sangat asyik untuk didengar, dan membuat ketagihan.

  9. 17
    alfie Says:

    Gue ikut dcp angkatan 10…radio ganesha..gue masih ingat siaran bareng ama bang witarsa..mas bandi..trus jadi reporter reaksi cepat …pengalaman gue bisa ketemu crisye..and rewelnya mas ganang parto..

  10. 18
    nandang raginang. Says:

    kangen, dengan siaran bang De
    mas..dan acara ganesha nada..sweet memori.

  11. 19
    ashti Says:

    Waktu kecil akhir tahun 70-an saya pendengar setia acara Bocah Ganesha asuhan oom Khal…beliau asal Palembang dan banyak penggemar siarannya. Apakah beliau masih ada sekarang…?

  12. 20
    dadang Says:

    mau tahu dong di mna alamat atau tempat terapis nya kang ayi toto yg dulu terapis mega di rdio ganesa plese tlg yg tahu balas

  13. 21
    Penos Says:

    rasa pernah dan sering mendengar “radio GNS FM,” benarkah ada radio yang bernama demikian, dan apa hubungannya dengan “radio GANESHA FM?” terima kasih untuk informasinya, hanya untuk menenang dan memastikan ingatan, masa tinggal di kota Bandung pada puluhan tahun yang lalu

  14. 22
    Penos Says:

    mohon maaf tadi tidak teliti membaca artikelnya, sebenarnya saya penasaran mengapa GNS PRO menghilang, sehingga sempat berpikir: masak radio yang sangat bagus professional favorit saya itu, kok sampai bangkrut dan menghilang, terima kasih,

  15. 24
    R Risman Says:

    saat itu saya masih duduk di smp kalo ga salah, sangaet seneng dengerin kalo Almarhum Bang demas lagi siaran politiknya….. dan sekarang baru tahu kalo beliau sudah Almarhum… semoga ditempatkan disisi-Nya, Aamiin


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: