Radio Oz Sudah 40 Tahun Loh

Radio Oz 103.1 FM adalah salah satu radio favorit saya. Tanggal 25 Desember 2011 ini, Radio Oz berulang tahun yang ke-40. Radio Oz memang dilahirkan sejak tahun 1971.

Di salah satu zamannya, ketika era televisi swasta pertama mulai bersiaran di Indonesia, dunia ke-radio-an Radio Oz beralih atau lebih tepatnya bersinergi ke televisi. Saat itu, beberapa punggawa Radio Oz berada di RCTI (Bandung) untuk menyemarakkan beberapa programnya.

Selain itu, saya ingat dengan kelompok Padhyangan Project. Ada juga siaran Radio Oz yang berjaringan se-Indonesia seperti acara “Jenjang 10-1” yang merupakan acara tangga lagu alias wara wiri. Di zamannya pula, Radio Oz “memarketingkan” Dago Oz Area di kawasan Dago.

7 Comments »

  1. 1
    adhit Says:

    yup.. radio favorite saya juga sampai dengan sekarang, walaupun sudah bukan target market mereka lagi ^^ banyak artis terkenal yang dulu siaran di radio ini. mulai dari Trie Utami sampai dgn Choki Sitohang. Dulu sempat dibilang Prambors-nya Bandung. Tapi sepertinya skrg malah lebih bergema Oz di Jakarta ya dibanding Prambors di Bandung (cmiiw). Oz oz oz lah pokoknya

    • 2
      radiobandung Says:

      Setidaknya pikiran kita sama. Saat itu juga saya memandang bahwa Radio Oz ini Prambors-nya Bandung. Namun, saat itu saya merasa aneh, kok gelombang 102.3 FM dan beberapa programnya malah “ikut” ke Rase FM. Bahkan acara Majalah Hai yang di Jakarta biasa kerja sama dengan Prambors malah kerja sama dengan Radio Ardan dan Rase. Baiklah, itu hanya satu persepsi saya saja yang tentu berbeda dengan yang lain.

      • 3
        Ricky Says:

        setuju kang, bila oz dulu (1980an-1990an) diidentikan sebagai prambors nya kota bandung, ini tentunya dari sisi kesamaan pada format siaran, atau bisa dikatakan oz adalah “radio anak muda”nya bandung (kesamaan target market), sedangkan kalo di jakarta ya prambors lah. ini juga terjadi di kota lain, geronimo fm adalah prambors (dibaca: radio anak muda) nya jogja, demikian juga RCTFM di semarang, istara/EBS FM di surabaya, KISS di medan.

        mengenai frekuensi 102.3FM ini hanya pengalokasian freq. saja yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan format siaran (dalam hal ini freq. prambors yang merupakan radio anak muda), rase fm hanya memiliki kesamaan freq dengan prambors yg sama2 on-air di 102.3FM.
        *saya adalah fans prambors sejak dulu, di rumah orang tua saya, di daerah bandung utara pada saat itu masih bisa didengar siarannya prambors apabila rase fm off siarannya-walupun kayak kualitas radio AM-mungkin karena faktor jarak, power, lokasi dan kondisi cuaca, dll.
        bahkan setiap weekend saya bela-belain begadang dengerin prambors yang berupa music mix saja 😉 prambors siaran biasanya sampe jam 12 atau 1 malam, weekend sampe jam 3-4an pagi. sedangkan radio2 di bandung kebanyakan off jam 12-1an malam seperti hari biasa.

        pernah main ke top fm lembang, dan kalo disana prambors dan sejumlah radio dari jakarta bisa didengar jelas😀

        mengapa program2 prambors banyak mengudara di rase fm?? hal ini karena rase pernah menjadi menjalin kerjasama dengan jaringannya prambors (masima radionet), kerjasama dibidang pemasaran + program, sehingga sejumlah acara sindikasi nasionalnya prambors sempat on air di rase fm, yang sebelum kerjasama ini, acara2 ini on air di ardan, misalnya rick dees weekly top 40, iwan haryono top 40/prambors top 40 countdown, indolapan, hot mix, dll.

        mengenai majalah hai, kerjasama prambors dengan majalah hai kebanyakan mengenai event, wawancara artis. pada dekade 1990an ardan mendapat kepercayaan dari hai untuk memproduksi dan mensindikasikan secara nasional acara “hairock” (chart musik rock nya majalah hai), namun khusus di jakarta ditangani radio mustang, juga kerjasama ardan dan majalah hai juga semakin sering, seperti live report wartawan majalah hai dari acara konser musik dunia disiarkan langsung di ardan, bahkan ada penyiar ardan yang kemudian bekerja dan sukses di majalah hai (jeff flamingo).

  2. 4
    patricia Says:

    Wah, OZ sih radio andalan jaman aku SMP & SMA, terutama Zoom on OZ dan pub on the air sama Ozerba ^_^

    • 5
      radiobandung Says:

      He he, nama acaranya jadul-jadul untuk ukuran tahun 2000-an ke sana. Nostalgia. Serasa era penyiar Padhyangan Project yang tengah berkibar.

  3. 6
    Ricky Says:

    wah sdh lama banget gak denger oz. jadi inget beberapa acara yg sempat top pada masa nya… ozerba, pub on the air, oz weekly top 40, jenjang 10-1, ozzy, rhythm of the city, oz box show, gelak gelitik oz, oz jawab surat, zoom on oz, tembang pesona,
    kuis2: kasogi lucky time, djarum super game, oz hunter
    dulu penyiarnya (ozzer) pakai nomor (nomor punggung), didapet setelah diospek pas ulang tahun setelah 1 tahun gabung ke oz, dan dulu dari mereka penyiar radio yang ngetop baru ke tv, bukan ngetop di tv baru ke radio

    • 7
      radiobandung Says:

      Soal TV, mungkin jamannya juga berbeda. Sampai akhir 1980-an, masih TVRI, kecuali Jakarta. Ketika RCTI Bandung muncul saja terkesan “rebutan” pengaruh.


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: