Hey, Radio Mara Sudah 44 Tahun

Hari ini, Selasa, 2 Oktober 2012, Radio Mara 106.7 FM berulang tahun. Inilah HUT ke-44 Radio Mara. Radio Mara memang berdiri pada tanggal 2 Oktober 1968 setelah didahului siaran-siaran percobaannya.

Sebagai salah seorang pendengar radio, saya tentu mengenal Radio Mara. Soal nama bahwa Radio Mara ini merupakan akronim “Irama Jalan Sumatra”, saya peroleh informasi itu dari Bang Demas Korompis, “penyiar” Radio Ganesha. Sebagai catatan, Radio Ganesha ini merupakan kelanjutan nama dari Radio Monalisa-nya Mbak Gulia (yang nanti bersiaran di Radio Mara). Ya, pada awalnya, Radio Mara memang bersiaran di Jalan Sumatra.

Dari Radio Mara ini, ada beberapa tokoh pernah bersiaran di sini. Sebutlah Kang Ibing dan kawan-kawan. Ada juga M.S. Hidayat (sekarang menteri) dan A.Y. Witono (mantan Pangdam Siliwangi). Sebagai salah seorang pendengar radio, sayang sekali, sekarang ini saya jarang mendengarkan Radio Mara lagi. Soalnya, formatnya sudah berbeda. Padahal sebutannya yang menjadi ikon yaitu “Bung, Nona, dan Nyonya”. Itu benar-benar mengena. Namun, saya pun memahami adanya perubahan jaman. Setiap jaman memiliki tantangannya sendiri sehingga sebuah radio pun tidak jarang mengalami perubahan. Meskipun demikian, saya masih mengenal nama-nama Kang Lengser dan Mbak Ati Kusmiati. Inilah dua penyiar “tua” yang masih bersiaran di Radio Mara.

5 Comments »

  1. 1

    Awal warsa 90-an Radio Mara saya kenal sebagai radio tempat curhatnya pengguna layanan publik juga update berita lokal ataupun nasional, bertajuk Info Mara. Penyiar favorit saya saat itu adalah Mang Udin (alm). Sayang sekarang formatnya bukan lg radio Talkshow dan Berita.

    • 2
      radiobandung Says:

      Ya, Mang Udin. Wartawan (radio) yang keras he he. Terakhir, yg saya tahu, ketika era reformasi, beliau sempat pindah dan mengurus media cetak.

  2. 3
    Reri Says:

    Betul. Pas lg ngefans berat, pertengahan 96 beliau mengundurkan diri sbg penyiar. Sedih luar biasa. Untungnya sy msh bisa kontak per telpon dgn beliau. Hingga kabar duka mengudara, sekira Juli 99 beliau berpulang ke Rahmatullah.

  3. 4
    miklimadwi Says:

    mnang udin suaranya mirip kang aom kusman,sulit di bedakan plus lucunya juga..jadi ingat dr hani,hehe…


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: