Pendengar Radio itu Banyak Maunya

Manusia itu banyak. Banyaknya manusia itu beraneka ragam pula. Begitu juga pendengar radio. Pendengar radio juga manusia, bukan? Jadi, bukan hanya rocker!

Mungkin anda pernah mendengar komentar seperti ini: “Mana acara wayang goleknya?” atau “Putar dong lagu-lagu Sundanya?”.

Saya sebagai urang Sunda juga tidak berpikiran sesempit itu. Misalnya, masa lagu-lagu Sunda diputar di Jazz station-nya KLCBS? Masa lagu rock diputar di keroncong station? Bahkan dalam satu acara yang sama (ketika acaranya lagu-lagu Sunda), pendengarnya malah meminta lagu dangdut (meskipun berbahasa Sunda). Tentu saja tidak akan diputar. Itu tidak nyambung. Dan tentu saja radio-radio itu punya konsepnya masing-masing.

Kalaupun wayang golek itu disiarkan di news station misalnya, mungkin dalangnya yang bersiaran berita dengan “gaya wayang”. Kalaupun wayang golek disiarkan seperti biasanya, ya itu terserah konseptor radio. Sebutlah sebagai hiburan di luar informasi-edukasi ala news station tersebut.

Pendengar memang banyak maunya dan itu wajar adanya. Namun, pendengar belum tentu sama dengan konseptor radio.

1 Comment »

  1. 1
    ricky Says:

    pendengar akan secara alamiah akan memilih radio mana sesuai seleranya, dia akan memahami (mungkin bertahap) tempat/radio mana yang sesuai kebutuhannya, memiliki persepsi mengenai radio yang di dengarnya. dan sangat tidak mungkin satu radio meng-cover semua kebutuhan pendengar, baik dari sisi waktu ideal, bisnis, sumber daya, konten


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: