Waspadai Virus Negatif di Radio

Anda pendengar radio talkshow? Saya anggap bahwa definisi talkshow di sini adalah yang sering kali non-lagu. Terserah definisi anda seperti apa. Ini hanya sebagai rujukan pandangan saya saja.

Saya kira, anda sering kali mendengar komentar-komentar bernada negatif dari para pengirim SMS. Kalau diperhatikan sekilas, nada-nada negatif sering kali menginggapi kita seolah-olah negeri kita sudah mau hancur.

Sudah begitu, eh sebagian dari kita (umumnya?) malah mengiyakan. Meskipun itu benar, tetapi terkesan tidak ada yang positif. Bukankah di balik kesempitan ada kesempatan? Bukankah kalau melewati pintu kita tidak harus membantingnya karena sewaktu-waktu kita akan melewati pintu itu lagi?

Dalam bahasa saya, kita mengiyakan suatu hal yang negatif. Akhirnya, mereka maju, kita masih begini-begini saja. Kontraproduktif.

Ada juga yang “ringan”. Ketika dibacakan SMS pendengar bahwa Jalan Cicendo macet, kita malah stress. Padahal, dalam suatu waktu, saya melihat mengapa Jalan Cicendo macet. Ternyata, di perlintasan kereta api di Jalan Braga sedang ada kereta api. Dampaknya, Jalan Braga, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Cicendo macet.

Jadi, jarak kemacetan dan jarak kelancaran hanya dalam hitungan detik. Apa boleh buat, mobil/motor kita sudah berjalan di saat SMS “kemacetan” kita baru saja dibacakan.

Nikmatilah dalam mendengar radio🙂

1 Comment »

  1. 1
    ricky Says:

    itulah sebenarnya fungsi dari radio sebagai media solusi bagi pendengarnya, bukan menambah pusing pendengarnya ya kang hehehe… seharusnya media massa menjadi alat untuk menuju hal yang positif, yang memotivasi, yang menjadi solusi, dan mem-block hal-hal yang dapat berimpact negatif kepada audience nya baik menciptakan persepsi buruk, pola pikir, juga kontra produktif…

    bagaimana mentransformasi hal yang negatif yang dihadapi pendengar nya menjadi solusi positif atau hanya sekedar menghibur.

    contoh bagus, seperti yang dilakukan suara surabaya, yang menjadi media yang berpengaruh di surabaya, khususnya para pendengarnya yang sering berada dalam kendaraannya.
    atau contoh lainnya cara menyampaikan info traffic yang pernah dilakukan indika fm, dimana berita kemacetan lalu lintas dibacakan dengan gaya bicara cinta laura, atau yang lagi ngetop lainnya… sehingga pendengar pun tidak semakin susah hidupnya justru terhibur hehehe… hal ini juga dilakukan di trax fm jakarta, juga mungkin sejumlah stasiun radio lainnya


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: