Radio Komunitas

Kalau hari sudah larut malam, pindahkanlah saluran siaran radio anda ke frekuensi 107.7 FM, 107.8 FM, dan 107.9 FM. Mungkin di beberapa frekuensi tersebut sudah muncul beberapa radio yang terkesan tumpang tindih. Ya, itulah radio-radio komunitas.

Pascareformasi (1998), ada banyak pihak yang ingin mendirikan radio. Terlepas dari adanya ingin berbisnis radio (komersial), ada pula yang berjiwa idealis untuk mendirikan radio komunitas. Mungkin di antara mereka ada yang kecewa dengan radio-radio di era orde baru yang “membodohkan” masyarakat. Dengan radio komunitas, pihak yang ingin mendirikan radio komunitas ini ingin “mencerahkannya”.

Radio komunitas itu sendiri memiliki ciri dari komunitas, oleh komunitas, dan untuk komunitas. Misinya tuntunan, misalnya radio petani untuk kebutuhan para petani.

Namun, dalam perkembangannya, tampaknya sekarang ini radio komunitas terkesan dijadikan sebagai radio komersial. Maksudnya seperti ajang mengekspresikan diri bersiaran seperti halnya radio-radio pada umumnya. Ibarat trend berwirausaha, seandainya frekuensi itu banyak dan bebas, boleh jadi radio-radio komunitas itu akan bermunculan seperti halnya pengusaha-pengusaha kecil atau pemula. Saya kira, mungkin begitulah kenyataannya.

4 Comments »

  1. 1
    ricky Says:

    kang, saya tidak mengikuti perkembangan radio komunitas, mohon infonya contoh radio komunitas yang dianggap sukses–jumlah pendengar loyal, profile nya, kontribusi/segmen mana yang mereka layani. punya datanya gak?

    • 2
      radiobandung Says:

      Lembaga Penyiaran Komunitas adalah lembaga penyiaran radio atau televisi yang berbentuk badan hukum Indonesia, didirikan oleh komunitas tertentu, bersifat independen, dan tidak komersial, dengan daya pancar rendah, luas jangkauan wilayah terbatas, serta untuk melayani kepentingan komunitasnya. Sementara komunitas adalah sekumpulan orang yang bertempat tinggal atau berdomisili dan berinteraksi di wilayah tertentu. [Coba pelajari saja PP No. 51 Tahun 2005]

      • 3
        ricky Says:

        wah saya termasuk yg malas mempelajari yg begituan hehehehe… punya list, atau link mengenai radio2 komunitas yang sukses, kang? pengen tau aja..

      • 4
        radiobandung Says:

        Jangankan radio komunitas, untuk radio komersial saja saya tak punya. Saya kan hanya pendengar🙂 Namun, ada kalanya beberapa penyiar menyebutkan hasil-hasil survey-nya seperti dari AC Nielsen. Akan tetapi, klaim-klaim itu kan tak jelas bagi saya….


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: