KPID Jabar Award 2013

BANDUNG, TRIBUN – Lima stasiun televisi dan lima radio berbagi penghargaan di ajang Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar 2013 yang berlangsung di Hotel Horison, Bandung, Jumat (15/11) malam.
KPID Jabar Award 2013 melombakan lima kategori, masing-masing untuk teve dan radio. Bandung TV mengisikan empat nominator lain untuk kategori berita teve dengan siaran berita “Dari Anda untuk Anda”. Penghargaan untuk kategori feature teve diraih TVRI Jabar dengan “Pelangi Anak Nusantara”.
Piala untuk kategori yang baru dilombakan tahun ini, yakni iklan layanan masyarakat (ILM), diraih Jatilihur TV melalui siaran “Masyarakat Peduli Citarum”. Kemudian, PAR TV dengan siaran Budaya Urang mengungguli empat nominator lain untuk kategori pertunjukan seni dan budaya tradisi.
PJTV dengan “Talkshow Simpang Braga” memenangi kategori talkshow teve. KPID Jabar Award 2013 lima kategori untuk radio masing-masing diraih PR FM Bandung, Tamala FM, Radio Pertanian Ciawi Bogor, RRI Bandung, dan MQ FM Bandung.
PR FM Bandung dengan siaran Citizen Report mengungguli empat nominator lain untuk kategori berita radio. Penghargaan kategori feature radio dimenangi Tamala FM dengan siaran Seni Tradisi. Radio Pertanian Ciawi Bogor meraih penghargaan untuk kategori ILM melalui iklan Berhenti Merokok.
Piala kategori pertunjukan seni dan budaya tradisi radio diraih RRI Bandung dengan siaran Goong Renteng. Lalu, Talkshow Anak Langit (Membaca Garis Tangan) yang disiarkan MQ FM Radio memenangi kategori talkshow radio.
STV Bandung menjadi nominasi di tiga kategori tapi tidak meraih satu pun penghargaan pada KPID Jabar Award 2013. Sebanyak 56 radio dengan total 155 karya mendaftar untuk ajang ini sedangkan dari teve ada 14 stasiun TV dengan total 49 karya yang mendaftar.
KPID Jabar menyerahkan penghargaan khusus yang tidak dilombakan kepada Radio Mandalarunyuk atas kepedulian radio komunitas itu terhadap alam dan lingkungan. Selain itu, KPID Jabar memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah Kuningan, Tasikmalaya, dan Sumedang. Pemerintah tiga daerah itu dinilai mendukung siaran publik lokal. TVRI Jabar menerima penghargaan khusus karena banyak meliput kegiatan KONI dan even Jabar lainnya. Demikian pula, ANTV yang banyak menyiarkan pertandingan Persib.
Ketua KPID Jabar, Neneng Atiyatul Faizia, mengatakan KPID Jabar Award 2013 ini sebagai apresiasi dan penghargaan bagi lembaga penyiaran. Penyelenggaraan KPID Award tahun ke-6 ini sekaligus demi mendorong lembaga penyiaran agar menghasilkan siaran berkualitas, seperti mengandung edukasi.
Tahun ini, KPID Jabar Award 2013 mengusung tema “Siaran Ramah Anak”. “Tema ini diambil karena anak-anak adalah investasi tiada ternilai bagi bangsa pada masa mendatang,” kata Neneng ketika memberikan sambutan dalam pembukaan acara semalam.
Ia mengharapkan lembaga penyiaran lebih hati-hati dalam menyiarkan berita. Nengeng pun tak lupa mengapresiasi sebuah lembaga penyiaran yang rela kehilangan pemasukan Rp 200 juta setiap bulan karena menghapus iklan yang dinilai membahayakan anak-anak.
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, mengaku pemerintah Provinsi Jabar mengapresiasi ajang ini. “Kami mengharapkan BUMD-BUMD memasang iklan di lembaga penyiaran lokal ini sebagai dukungan,” katanya. (tom)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: